Lewati navigasi

seperti serpihan kertas yang terbang berhamburan sewaktu angin menerpanya, mungkin hal itu juga yang bisa menggambarkan bagaimana bayangmu mulai menerpa menghilang dari pandanganku.
bunga jiwa yang tlah merekah indah di hatiku perlahan mulai layu karena dinginnya waktu. entah, meskipun hangatnya matahari bisa membawa kepada pagi yang baru, tapi seolah ini tak bisa menutup kegalauanku, kebimbangan antara harapan dan kenyataan buaian-buaian mimpi yang menghembuskan rasa ini akan labuhanku. ketakutan yang membisu, membelenggu langkahku tuk berlari meraihnya. sepertinya jalan tlah membuat kita terpisah, membuatku berpikir mungkin ini adalah saat dimana rasa ingin hati tlah bermusuhan dengan kenyataan, bahwa kau bukanlah dia yang memang tercipta untukku, dan pada akhirnya hening tlah meredup melambai pada jatuhnya seruan akan dia..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.